Tingkat Resepsi Mahasiswa Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Terhadap Budaya Eropa

Dian Swandayani(1*), Iman Santoso(2), Nurhadi Nurhadi(3)

(1) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang, Yogyakarta
(2) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang, Yogyakarta
(3) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa pada awal abad ke-21. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa FBS UNY yang terdiri atas sebelas program studi pada tahun ajaran 2010/2011. Objek penelitiannya adalah aspek-aspek budaya Eropa. Teknik pengumpulan datanya dengan tes dan angket. Teknik analisis datanya dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa abad ke-21 hanya sebesar 22,0%, sedangkan tingkat apresiasinya sebesar 37,5%. Berdasarkan rata-rata, diperoleh angka tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi tersebut hanya sebesar 29,75%. Berdasarkan kajian resepsi sastra, tingkat pencapaian tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut faktor -faktor penyebabnya. Meskipun demikian, tingkat pemahaman dan apresiasi yang rendah tersebut diperlukan suatu usaha guna lebih mengenalkan budaya Eropa kepada mahasiswa FBS UNY melalui rancangan model dan modul pembelajaran. Model dan modul pembelajaran tersebut tidak hanya pada pengenalan budaya Eropa, tetapi juga dalam rangka mengukuhkan nasionalisme generasi muda Indonesia.

Abstract:
This article aims to describe the level of understanding and appreciating of students in the Language and Art Faculty, Yogyakarta State University, to European culture in the beginning of 21st century. Subject of this research are students of Language and Art Faculty YSU that consist of eleven study programs in 2010/2011 academic year. The object of this research is European culture’s aspect. The data were collected by test and questionnaire. The data were analyzed by quantitative and qualitative technique. The result of the research indicates that the understanding level of students in the Language and Art Faculty, YSU, to European culture in the beginning 21st century is just 22.0%. The appreciating level is 37.5%. In average, the level of understanding and appreciating is just only 29.75%. This level is low. According to literature reception, that achievement could be examined some factors caused. In other side, to increase this level, it needs some efforts like learning model and module to introduce more on European culture to student of Language and Art Faculty, YSU. Learning model and module is not only to introduce European culture, but also to strengthen nationalism for Indonesian young generation.

Key Words: understanding level, appreciating level, European culture, sense of nationalism

Keywords


tingkat pemahaman; tingkat apresiasi; budaya Eropa; rasa nasionalisme

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24257/atavisme.v14i2.67.170-181

Article metrics

Abstract views : 216 | views : 176

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats