Formula Dan Ekspresi Formulaik: Aspek Kelisanan Mantra Dalam Pertunjukan Reog

Heru S.P Saputra(1*),

(1) Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Jember, Jalan Kalimantan 37
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini bertujuan mendiskusikan aspek kelisanan mantra yang digunakan dalam pertunjukan reog. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam seni tradisi reog, mantra merupakan media verbal yang digunakan oleh pembarong untuk mendatangkan kekuatan magis dalam rangkaian tari dhadhak merak. Mantra-mantra di antaranya Mantra Prosesi Drojogan dan Mantra Pangracutan dalam konteks pertunjukan reog merupakan wujud aspek kelisanan. Mantra-mantra tersebut tersusun atas formula-formula, yakni formula repetisi tautotes, formula paralelisme sintaktis, formula konkatenasi, formula repetisi anafora, dan formula repetisi epifora. Dengan beragam formula tersebut, mantra memiliki perulangan yang berpola dan men- jadi terasa ritmis sehingga menunjukkan ekspresi formulaik. Formula dan ekspresi formulaik tersebut merupakan aspek kelisanan utama yang mencerminkan sakralitas dan spiritualitas da- lam seni tradisi reog.

Abstract:
This article aims to discuss aspects of spells (magic-formula) orality used in the reog show. The study shows that in the reog tradition art, the spells is a verbal medium used by pembarong to bring in a series of magical power dhadhak merak dance. Spells among others, Prosesi Drojogan and Pangracutan spells in the context of the show is a form of reog orality aspects. Spells are made up of formulas, i.e. tautotes repetition formula, syntactic parallelism formula, concatenate formula, anaphora repetition formula, and epifora repetition formula. With a variety of formulas, the repetition of the spells has become patterned and rhythmic feel, thereby indicating formulaic expression. The formulas and formulaic expressions are the main orality aspects that reflect sacredness and spirituality in reog traditions art.

Key Words: spells or magic-formula, formulas, sacredness, spirituality, tradition art

Keywords


mantra; formula; sakral; spiritualitas; seni tradisi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24257/atavisme.v13i2.128.161-174

Article metrics

Abstract views : 358 | views : 963

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats