Problem Etnisitas India Dalam Cerita Pendek Malaysia

M. Shoim Anwar(1*)

(1) Program Studi Pendidikan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jalan Ngagel Dadi Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


Karya sastra adalah dokumen kemanusiaan dan kebudayaan. Kumpulan cerita pendek Menara 7 (1998), terutama enam cerpen yang ditulis oleh pengarang Malaysia beretnis India, memberi gambaran problem kehidupan etnis India di Malaysia. Dengan meminjam teori etnisitas sebagai landasan, tulisan ini bertujuan mengungkap problem etnisitas India di Malaysia. Problem etnis India terkait dengan kemiskinan, pendidikan, gender, religi, budaya, dan persatuan. Keberadaan etnis India di Malaysia secara historis merupakan bagian dari kolonialisme Inggris di masa lampau. Residu kolonialisme menciptakan jejak hitam kemanusiaan yang mendalam. Sebagai pendatang, tersirat ada ketegangan sosial-budaya yang dialami etnis India, tetapi bukan konflik. Problem etnis India dalam cerpen Malaysia adalah sarana untuk becermin bagi masyarakat dalam negara yang multietnis.

Abstract:
Literature is a document of humanity and culture. A collection of short stories Menara 7 (1998), especially five short stories written by Malaysian Indian, gives an overview of Indian ethnic problems in Malaysia. Using postcolonial theory as an anchor, their problems are poverty, education, gender, religion, culture, and unity. The existence Malaysian Indian was British colonial legacy. The leftover of colonialism deeply creates dark footprints of humanity. As a newcomer, it’s implied there was social-cultural tension, but not conflict, experienced by Malaysian Indian. The problems in Malaysia short stories are a tool of reflection in a multiethnic society.

Key Words: problem, ethnic, ethnicity, short story

Keywords


problem; etnik; etnisitas; cerita pendek

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24257/atavisme.v18i2.115.195-208

Article metrics

Abstract views : 363 | views : 352

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats