Eropa Berdasarkan Tiga Novel Umberto Eco: Pembelajaran Sejarah Bagi Pembaca Indonesia

Dian Swandayani(1*), Imam Santoso(2), Ari Nurhayati(3), Nurhadi Nurhadi(4)

(1) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta
(2) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta
(3) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta
(4) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Tiga novel Umberto Eco, The Name of The Rose, Baudolino, dan Foucault’s Pendulum, dengan lingkup latar masing-masing yang dikisahkannya, membantu pembaca Indonesia guna lebih mengenal kondisi Eropa, khususnya kondisi Eropa pada abad pertengahan, suatu rentang waktu dalam sejarah Eropa yang panjang dengan berbagai peristiwa historis lainnya. Meskipun berupa novel, informasi faktual yang disampaikan lewat ketiga novel tersebut dapat memperkaya wawasan pembaca guna mengetahui situasi Eropa pada masa abad pertengahan, meliputi rentangan teritorial yang melampaui kawasan Eropa sekarang, bahkan juga mengisahkan suatu kelompok sosial yang memegang peran penting dalam perjalanan sejarah Eropa. Novel‐novel Eco tampaknya tidak mudah dipahami oleh pembaca Indonesia, apalagi tentang detail yang dipaparkan mengenai sejarah Eropa abad pertengahan, terkait dengan detail situs-­‐situs geografis dan tokoh-tokoh utama yang menjadi titik penting dalam perjalanan sejarah Eropa. Meskipun demikian, hal ini bisa dimanfaatkan sebagai wahana pembelajaran sejarah, khususnya sejarah Eropa abad pertengahan.

Abstract:
Umberto Eco’s novels, The Name of The Rose, Baudolino, and Foucault’s Pendulum, with each specific setting, can help Indonesian readers to understand Europe, particularly in the Middle Ages, a long period in the European history which has various other historical events. Although the works are imaginary, the factual information in the novels can enrich the readers’ knowledge about the situation of Europe in the period of time, including the territorial extent which exceeded the present European territory. The works, in fact, tell aboutthe social group which played significant roles in the history of Europe. For Indonesian readers, it is not easy to understand the novels, let alone the details related to the history of Europe in the Middle Ages, the geographical sites, and the important people who played significant roles in the European history. However, the novels can be used as a medium for learning history, particularly the Medieval Europe.

Key Words: history of Europe; novels; setting; learning; Indonesian readers

Keywords


sejarah Eropa; novel; latar; pembelajaran; pembaca Indonesia

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24257/atavisme.v16i1.105.27-41

Article metrics

Abstract views : 305 | views : 334

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats